p
|
|
|
OPA DIPANGGIL TUHAN Jam 11 Oma, Mama, Farrel dan sikecil Bryan terbang ke Makassar. Papa sendiri sampai saat itu masih sibuk nyari helikopter untuk pulang dari rig ke Balikpapan. Usaha terbang secepatnya ke Makassar ternyata baru berhasil jam 1 siang. Alhasil jam 8 malam baru nyampe di Jeneponto, kampung Opa yang jaraknya sekitar 3 jam perjalanan dari Makassar. Hanya seonggok tumpukan tanah berpasir dengan nisan bertuliskan nama Opa yang kita dapati. Papa sendiri baru besoknya datang ke Jeneponto karena usaha nyari chopper gagal dan akhirnya naek kapal cepat dari rig. Padahal jadwal pesawat dari Balikpapan ke Makassar paling akhir jam 3 sore. Gak keburu deh! Bryan gak sempet liat Opa. Dulu waktu Mama lagi hamil gede saat terakhir kita ke Palu. Hanya Farrell yang masih ingat Opa. Tapi kayaknya dia belum ngerti dipanggil Tuhan itu apa artinya. Waktu dijelasin kalo itu artinya Farrell gak akan pernah liat Opa lagi, mata polosnya hanya menerawang menatap kubur Opa. Selamat Jalan, Opa Maafin kita yang bahkan belum lagi membalas segala budi baik Opa. fahrie at 2:28 PM _________________________________________________________________________________________
|
|
Cerita
Lain
|